Struktur ekonomi Kalimatan Tengah setidaknya pada 5 (lima) tahun terakhir, menunjukkan bahwa kekuatan utama Kalimatan Tengah tetaplah pada sektor primer : pertanian dan pertambangan. Subsektor yang menjadi andalan selama ini adalah sektor perkebunan. Sedangkan sumber daya sektor lain masih under exploited terutama sumber kepariwisataan.
Kita dapat melihat berjalannya transformasi ekonomi Kalimatan Tengah,dengan mencermati kontribusi sektor pertanian terhadap PDRB yang cenderung menurun. Transformasi telah berjalan sejalan dengan kenaikan PDRB perkapita, dengan tingkat yang semakin baik menurun ( increase rate).
Dari pertumbuhan sektor ekonomi, sebagian besar disumbangkan oleh tenaga kerja yang bekerja di sektor pertanian. Sedangkan yang mengalami peningkatan terutama sektor pertambangan dan sektor jasa.
Beberapa catatan mengenai hubungan pertumbuhan ekonomi dengan penurunan investasi yang tidak sejalan merupakan indikatormengenai ketahanan ekonomi Kalimantan Tengah yang tidak sepenuhnya bergantung pada besar kecilnya investasi dari luar saja.
Dengan demikian perlu dipikirkan usaha-usaha untuk mendorong berkembangnya sektor-sektor perekonomian rakyat. Sektor-sektor yang diharapkan mampu mandiri dan bertahan terhadap terjangan pasar global perlu mendapat support dari regulasi Pemerintah Daerah, terutama dalam hal pengembangan usaha dan permodalan. Hal ini tentunya bisa dilakukan dengan memberikan stimulus pada kalangan perbankan untuk tidak terpusat pada kegiatan spekulatif (perdagangan jangka pendek) dan mulai memfokuskan diri pada kegiatan investasi ( pada kegiatan-kegiatan produktif) kecil dan menegah yang langsung menyentuh rakyat.