ATN-Center - Pluralisme merupakan ciri kehidupan sosial masyarakat Kalteng, sejak berdiri hingga saat ini. Perbedaan antara lain menyangkut latar belakang kultur, keyakinan, strata ekonomi dan status sosial.
Untuk itu, agar seluruh perbedaan tersebut dapat disatukan dalam bingkai
falsafah Huma Betang, segenap elemen
masyarakat harus memiliki kesepahaman gerak di seluruh jenjang toleransi.
Ajakan itu disampaikan Wakil Gubernur Kalteng Ir H Achmad Diran, saat
menjadi tamu kehormatan dalam acara buka puasa bersama jajaran Persatuan
Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Kalteng, di Studio LPP TVRI Kalteng, Jalan Yos Sudarso Kota Palangka Raya, Senin (23/7).
Diran menjelaskan, sejauh ini seluruh masyarakat Kalteng telah mampu
menerjemahkan dan mengaplikasikan 3 jenjang toleransi, sehingga keutuhan daerah
dan negara dapat terwujud dengan baik.
Ketiga jenjang toleransi itu antara lain, toleransi sesama umat beragama,
toleransi antarumat beragama, dan toleransi umat beragama dengan pemerintah.
Dikatakannya, Bulan Ramadan ini merupakan momentum yang tepat untuk
meningkatkan kemampuan dalam mengejawantahkan 3 jenjang toleransi tersebut.
Sebab, Ramadan bukan hanya ujian bagi umat Islam yang menjalankan ibadah puasa,
namun juga wahana bagi umat beragama lain dalam menunjukkan sikap toleransinya.
Dalam kegiatan buka puasa bersama yang disiarkan langsung TVRI Kalteng itu, selain Diran, hadir
pula antara lain Wakil Ketua DPRD Kalteng H Abdul Razak, Wakapolda Kombes Pol
Rio Septianda Djambak, Kabiro Humas Pemprov Teras Sahay, Kadisdik Guntur
Talajan, dan Ketua PWI Cabang Kalteng H Sutransyah BBA.
Adapun sesi siraman rohani di acara tersebut diisi oleh Kepala Kantor
Wilayah Kementerian Agama Kalteng H Djawahir Tanthowi, dengan materi ceramah
tentang keutamaan Bulan Ramadan.
Diran juga menyampaikan penghargaan atas terselenggaranya buka puasa
bersama dengan mitra kerja yang digagas PWI Cabang Kalteng ini. Pihaknya sangat
mengapresiasi kegiatan demikian, karena pemerintah dan insan pers memang harus
memiliki jalinan silaturahmi yang harmonis, guna menunjang kelancaran proses
pembangunan di Kalteng.
(ATN-Center)