Masukkan Kata Kunci
  Bila Perusahaan Anda Berkeinginan Mengisi Space Iklan Web ATN Center Hub. 081281012345  
 
Fokus Aktual
Jum'at, 17 Mei 2013
Kalteng Paling Aman
Jum'at, 17 Mei 2013
Teras : Bangga, Kalteng Kembali Dipercaya
Selasa, 14 Mei 2013
Gubernur Teras Narang Tinjau Jalan Kobar dan Kotim
Selasa, 14 Mei 2013
Teras : Masih Ada Kebocoran
Minggu, 12 Mei 2013
Gubernur Teras Narang Resmi Buka STQ XIX
Index Berita

Topik Pilihan
Jum'at, 29 Mei 2009
PROSES FINALISASI RTRWP KALTENG
Jum'at, 29 Mei 2009
Konsultasi Publik Kereta Api
Kamis, 29 Maret 2007
INPRES PLG
Sabtu, 18 November 2006
Pertemuan Indonesian Regional Invesment Forum
Selasa, 5 September 2006
Jangan Menutup-nutupi Kemiskinan
Index Topik Pilihan

Album Foto
Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang meninjau jalan menuju Pelabuhan CPO di daerah Bumi Harjo, di Kotawaringin Barat, Kalteng, Senin (13/5).
Selengkapnya

Kamis, 19 Juli 2012
Tingkatkan Produksi Padi
Gubernur Kalteng Terima Penghargaan Nasional

ATN-Center - Prestasi bidang pertanian berhasil ditoreh Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang. Provinsi Kalteng menjadi salah satu penerima penghargaan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang diserahkan Wakil Presiden Boediono saat Rapat Pleno Konferensi Dewan Ketahanan Pangan (DKP) 2012, di Ball Room Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Rabu (18/7).

 

 

 

Kalteng menjadi salah satu dari 13 provinsi di Indonesia yang berhasil meningkatkan produksi padinya di atas 5 persen pada 2010, yakni sebesar 12,38 persen.

Wapres menyerahkan penghargaan peningkatan hasil beras nasional kepada 10 gubernur, 17 bupati dan 19 walikota. Para gubernur yang mendapat penghargaan adalah dari Maluku Utara, Sulawesi Barat, Kalteng, Kepulauan Bangka Belitung, Sulawesi Tenggara, Banten, Sulawesi Utara, Kaltim, Jawa Tengah, dan Sumatera Barat.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kalteng Tute Lelo mengatakan, selain Gubernur, ada 6 bupati yang menerima penghargaan serupa. Masing-masing Bupati Kotawaringin Barat, Ujang Iskandar, Bupati Kotawaringin Timur, Supian Hadi, Bupati Lamandau, Marukan Hendrik yang diterima Wakil Bupati Sugiyarto, Bupati Katingan Duwel Rawing, Bupati Pulang Pisau, Achmad Amur, dan Bupati Murung Raya, Willy M Yoseph.

Gubernur dan 6 bupati tersebut dinilai telah mampu meningkatkan produksi beras di atas 5 persen pada 2010. Kabupaten Kobar berhasil meningkatkan produksi padinya 78,11 persen, Kotim 61,04 persen, Lamandau 31,36 persen, Katingan 32,67 persen, Pulpis 48,45 persen, dan Mura mencapai 56,25 persen.

 

Redam Gejolak

Dalam arahannya Wapres mengingatkan dalam kondisi perubahan iklim yang penuh kerawanan dan ketidakpastian suasana global, sistem pangan nasional harus bisa menjamin keseimbangan jangka panjang antara produksi dan konsumsi.

"Sistem ketahanan pangan juga harus mampu meredam dampak dari setiap gejolak yang timbul dalam jangka pendek," kata Wapres dalam acara yang dihadiri Menteri Pertanian Suswono, Menteri Perhubungan EE Mangindaan, dan Menteri Keuangan Agus Martowardojo.

Untuk itu, kata Wapres, Indonesia harus memiliki 2 instrumen yang dapat diandalkan, yaitu kebijakan stok yang benar-benar efektif dan kebijakan ekspor-impor pangan yang fleksibel dan responsif terhadap perubahan perimbangan permintaan dan pasokan serta kebutuhan pangan dalam negeri dalam jangka pendek.

Wapres mengatakan pula ada 3 komponen kebijakan pokok yang harus menyatu dan saling mendukung dalam strategi ketahanan pangan, yaitu peningkatan produktivitas melalui teknologi, pengembangan pola konsumsi yang sesuai dengan kapasitas produksi pangan nasional melalui program diversifikasi pangan "Terakhir adalah kebijakan stok dan ekspor-impor pangan yang mampu mengatasi gejolak jangka pendek," katanya.

  (ATN-Center)


.