Masukkan Kata Kunci
  Bila Perusahaan Anda Berkeinginan Mengisi Space Iklan Web ATN Center Hub. 081281012345  
 
Fokus Aktual
Selasa, 21 Mei 2013
Program Kalteng Harati Jadi Model 33 Provinsi
Senin, 20 Mei 2013
Gubernur : Wadah Pamerkan Produk Unggulan Daerah
Senin, 20 Mei 2013
Teras Narang Jalan Kaki Bersama 4 Ribu Peserta
Minggu, 19 Mei 2013
Teras : Belum Setahun Sudah Rusak
Jum'at, 17 Mei 2013
Kalteng Paling Aman
Index Berita

Topik Pilihan
Jum'at, 29 Mei 2009
PROSES FINALISASI RTRWP KALTENG
Jum'at, 29 Mei 2009
Konsultasi Publik Kereta Api
Kamis, 29 Maret 2007
INPRES PLG
Sabtu, 18 November 2006
Pertemuan Indonesian Regional Invesment Forum
Selasa, 5 September 2006
Jangan Menutup-nutupi Kemiskinan
Index Topik Pilihan

Album Foto
Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang berbaur bersama 4 ribu peserta karnaval budaya dan Parade Lintas Etnis dalam rangka HUT Kalteng ke-56 di Palangka Raya, Sabtu (18/5).
Selengkapnya

Kamis, 10 Mei 2012
Rakernas MADN
Masyarakat Dayak Perlu Berjuang Keras

ATN-Center - Warga Dayak yang ada di seluruh Indonesia diminta untuk tetap eksis dalam pembangunan dan mampu menjawab tantangan serta dinamika yang mewarnai bangsa ini dari masa ke masa. Permintaan itu disampaikan Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) Agustin Teras Narang SH, dalam sambutannya Rapat Kerja Nasional MADN, di Ballroom Hotel Bumi Senyiur, Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (10/5).
“Perlu dilakukan perubahan terhadap nasib Masyarakat Adat Dayak ke depan. Terutama dalam rangka peningkatan taraf hidup dan menjaga keasrian lingkungan,” kata Teras.
Gubernur Kalteng ini mengaku sangat prihatin terhadap keberadaan Masyarakat Adat Dayak yang masih hidup dalam keterbatasan. Tidak jarang Masyarakat Adat Dayak malah merasa terpinggirkan. Karena itu, menjadi perhatian utama dalam Rakernas ini untuk membahas upaya perbaikan kesejahteraan Masyarakat Adat Dayak.
“Masyarakat Adat Dayak yang ada di Kalimantan perlu berjuang keras untuk terus meningkatkan kesejahteraan. Namun tetap menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI,” tegas Teras.
Rakernas MADN Tahun 2012 ini, dihadiri sekitar 200 orang, berasal dari Dewan Adat Dayak (DAD) 9 Provinsi di Indonesia yakni Jawa Barat, Bali, Sulawesi Utara, Jawa Timur, dan Jakarta, serta warga Dayak negara tetangga Malaysia, yakni dari Sabah dan Serawak.
Rakernas MADN ini secara resmi dibuka Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Joko Suyanto. Dalam sambutannya, Joko mengatakan, langkah yang harus diambil MADN ke depan, adalah bagaimana meningkatkan pemberdayaan masyarakat Dayak, terutama yang berkaitan dengan hak dan kewajiban masyarakat adat.
“Peningkatan pemberdayaan Masyarakat Adat Dayak perlu dipikirkan. Saya mengapresiasi terhadap masyarakat Dayak, yang bergandengan tangan guna mengangkat taraf hidup masyarakat adat,” tegas Joko dalam sambutan tertulis dibacakan Sekretaris Menko Polhukam Letjen TNI Langgeng Sulistiyono.
Selain itu, Menko Polhukam juga meminta MADN dapat mendorong masyarakat adat secara keseluruhan untuk berperan aktif dalam pembangunan bangsa. Hal itu sesuai dengan tema yang diusung dalam Rakernas MADN ini, dan semangat yang dimiliki NKRI, yang mengusung persatuan dan kesatuan bangsa.   (ATN-Center)


.