Album Foto |
 |
 |
 |
Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang berbaur bersama 4 ribu peserta karnaval budaya dan Parade Lintas Etnis dalam rangka HUT Kalteng ke-56 di Palangka Raya, Sabtu (18/5). |
|
|
|

|
Kamis, 10 Mei 2012
Rakernas MADN
ATN-Center - Warga Dayak yang ada di seluruh Indonesia diminta untuk tetap eksis dalam pembangunan dan mampu menjawab tantangan serta dinamika yang mewarnai bangsa ini dari masa ke masa.
Permintaan itu disampaikan Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) Agustin Teras Narang SH, dalam sambutannya Rapat Kerja Nasional MADN, di Ballroom Hotel Bumi Senyiur, Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (10/5). “Perlu dilakukan perubahan terhadap nasib Masyarakat Adat Dayak ke depan. Terutama dalam rangka peningkatan taraf hidup dan menjaga keasrian lingkungan,” kata Teras. Gubernur Kalteng ini mengaku sangat prihatin terhadap keberadaan Masyarakat Adat Dayak yang masih hidup dalam keterbatasan. Tidak jarang Masyarakat Adat Dayak malah merasa terpinggirkan. Karena itu, menjadi perhatian utama dalam Rakernas ini untuk membahas upaya perbaikan kesejahteraan Masyarakat Adat Dayak. “Masyarakat Adat Dayak yang ada di Kalimantan perlu berjuang keras untuk terus meningkatkan kesejahteraan. Namun tetap menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI,” tegas Teras. Rakernas MADN Tahun 2012 ini, dihadiri sekitar 200 orang, berasal dari Dewan Adat Dayak (DAD) 9 Provinsi di Indonesia yakni Jawa Barat, Bali, Sulawesi Utara, Jawa Timur, dan Jakarta, serta warga Dayak negara tetangga Malaysia, yakni dari Sabah dan Serawak. Rakernas MADN ini secara resmi dibuka Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Joko Suyanto. Dalam sambutannya, Joko mengatakan, langkah yang harus diambil MADN ke depan, adalah bagaimana meningkatkan pemberdayaan masyarakat Dayak, terutama yang berkaitan dengan hak dan kewajiban masyarakat adat. “Peningkatan pemberdayaan Masyarakat Adat Dayak perlu dipikirkan. Saya mengapresiasi terhadap masyarakat Dayak, yang bergandengan tangan guna mengangkat taraf hidup masyarakat adat,” tegas Joko dalam sambutan tertulis dibacakan Sekretaris Menko Polhukam Letjen TNI Langgeng Sulistiyono. Selain itu, Menko Polhukam juga meminta MADN dapat mendorong masyarakat adat secara keseluruhan untuk berperan aktif dalam pembangunan bangsa. Hal itu sesuai dengan tema yang diusung dalam Rakernas MADN ini, dan semangat yang dimiliki NKRI, yang mengusung persatuan dan kesatuan bangsa.
(ATN-Center)
|
 |
|
|