Masukkan Kata Kunci
  Bila Perusahaan Anda Berkeinginan Mengisi Space Iklan Web ATN Center Hub. 021-53121927  
Fokus Aktual
Kamis, 9 September 2010
Gubernur Ajak Umat Islam Merenungkan Kembali Makna Ibadah Puasa
Kamis, 9 September 2010
Semua Pejabat Diminta Melaksanakan Tugas Sebaik-baiknya
Rabu, 8 September 2010
Mempekerjakan TKA di Perusahaan Harus Dikoordinasikan Kepada Pemerintah
Selasa, 7 September 2010
Izin 23 Perusahaan di Kawasan PLG Akan Dicabut
Selasa, 7 September 2010
Pencaplokan Lahan Diancam Pidana dan Pencabutan Izin
Index Berita

Topik Pilihan
Jum'at, 29 Mei 2009
PROSES FINALISASI RTRWP KALTENG
Jum'at, 29 Mei 2009
Konsultasi Publik Kereta Api
Kamis, 29 Maret 2007
INPRES PLG
Sabtu, 18 November 2006
Pertemuan Indonesian Regional Invesment Forum
Selasa, 5 September 2006
Jangan Menutup-nutupi Kemiskinan
Index Topik Pilihan

Album Foto
Selengkapnya
Sabtu, 27 Februari 2010
Deklarasi Teras-Diran
Teras-Diran Milik Rakyat Kalteng

ATN-Center - Pencalonan pasangan Agustin Teras Narang dan H Achmad Diran untuk kembali menuju kursi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah periode 2010-2015 boleh diusung oleh PDIP Kalteng. Tapi, mulai sejak deklarasi, Kamis (25/2), pasangan ini bukan lagi hanya milik PDIP, tapi seluruh rakyat Kalteng.

              “Sejak deklarasi ini, kita bertekad dan berupaya untuk meneruskan dan menuntaskan pembangunan menuju Kalteng sejahtera dan bermartabat,” tegas Teras dalam pidato politiknya pada saat deklarasi pencalonannya bersama H Achmad Diran menuju Pemilu Kada Gubernur Kalteng 2010-2015, di GPU Tambun Bungai, Palangka Raya, Kamis (25/2).

Menurut Teras, sejak dilantik menjadi Gubernur Kalteng pada 4 Agustus 2005 lalu, dirinya dan Diran tidak mengenal lelah dan menyerah untuk membangun Kalteng. Seluruh jiwa, raga, dan segala perbuatan didedikasikannya untuk pembangunan Kalteng demi kesejahteraan masyarakat Rakyat Kalteng.

Masyarakat di Kalteng, kata Teras, adalah pluralis, cinta kerukunan dan kedamaian. Karenanya, jika ada pihak yang coba-coba hendak menghancurkan dan merobek keamanan di Kalteng, Teras-Diran akan berada di depan bersama masyarakat Kalteng untuk membela keteguhan dan keutuhan daerah ini.

Teras menjelaskan, pada tahun 2010 ini, selaku Gubenur Kalteng, dia sudah menandatangani perjanjian dan melaksanakan pembangunan rel kereta api jalur Puruk Cahu-Bangkuang sepanjang 185km. Pembangunan rel kereta api yang menelan biaya Rp11 triliun, seluruhnya bukan bersumber dari dana pemerintah, baik APBN maupun APBD. “Tapi, murni investasi swasta, bukan menggunakan uang rakyat dari APBN dan APBD,” ujar Teras.

Hal lain yang disampaikan Teras adalah pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) kapasitas 2x100 megawatt dan persiapan pengembangan bandara Tjilik Riwut menjadi embarkasi haji. “Untuk dua jembatan, Timpah dan Kalahien, sebentar lagi juga sudah bisa dilalui. Ini semua untuk kepentingan rakyat,” tegasnya. “Perbedaan boleh selalu ada, tapi kalau berbicara tujuan, hanya satu. Demi kejayaan Kalteng dan NKRI.

Teras juga menjelaskan makna motto “Teruskan dan Tuntaskan” yang diusung menjadi jargon pencalonannya. Teruskan berarti maju bersama pasangan yang sama, Achmad Diran. Dan, ini merupakan pertama kali dalam sejarah pemilu di Indonesia, pasangan yang sama mencalonkan diri kembali. “Bukan hanya itu, tim suksesnya juga masih sama, Pak Mawardi. Ketua PDIP-nya juga sama, Pak R Atu Narang. Semua sama,” kata Teras.

Sedangkan makna tuntaskan, pembangunan Kalteng jelas Teras tidak boleh berhenti pada satu titik. Harus berjalan terus hingga tuntas.

Selama proses pencalonan Teras-Diran, semuanya berjalan lancar dan terasa mudah sesuai dengan aspirasi dan keinginan rakyat untuk maju kembali pada periode lima tahun ke depan.

“Syukur kita ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, pada saat kita bertekad maju kembali tidak ada aral melintang. Tidak sampai membuat rakyat Kalteng bingung,” kata Teras.

Deklarasi pasangan Teras-Diran  diawali dengan paduan suara Ganta Sakatik, kemudian disusul tarian Kahanjak Atei yang dibawakan putra-putri Dayak dan pembacaan surat keputusan penetapan pasangan Teras-Diran sebagai calon gubernur/wakil gubernur Kalteng periode 2010-2015 oleh Ketua Umum DPD PDI-P Kalteng R Atu Narang.

Selanjutnya, diputar film berjudul Pengabdian Teras-Diran yang menggambarkan perjalanan Teras-Diran selama memimpin Kalteng sejak Agustus 2005. Dalam film dengan narasi yang tertata apik, dimulai dengan perjalanan Teras ketika menjadi Ketua Komisi III DPR RI sampai kemudian  hati nuraninya terpanggil untuk kembali ke kampung halaman membangun bumi Tambun Bungai, Kalteng.

Dalam film berdurasi 27 menit ini juga digambarkan upaya Teras-Diran dalam meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan rakyat Kalteng melalui program konkret, seperti Program Mamangun Tuntang Mahaga Lewu (PM2L/membangun dan menjaga desa) yang mampu menjadikan desa tertinggal menjadi desa mandiri dan maju dengan melibatkan lulusan sarjana ke desa sasaran. 

Deklarasi diakhiri pembacaan doa dari tokoh Islam, Protestan, Katolik, Kaharingan, dan Budha, serta ditutup dengan ucapan selamat kepada Teras-Diran dan istri dari seluruh undangan dan warga yang hadir.        

 

 

  (victor)


.