Pasangan Teras-Diran Teruskan dan Tuntaskan Pembangunan Kalteng
ATN-Center - Teruskan dan Tuntaskan! Jargon yang melekat pada incumbent Agustin Teras Narang, Kamis (25/2) hari ini, semakin menggema ketika dia akan mendeklarasikan pasangannya dengan Achmad Diran melangkah pasti menuju Pemilu Kada Provinsi Kalimantan Tengah periode 2010-2015.
Lima tahun lalu, tepatnya tahun 2005,
Teras menyatakan bersedia maju menjadi calon Gubernur Kalteng karena panggilan
hati nuraninya demikian kuat untuk berbuat sesuatu di tanah, terutama di daerah
kelahirannya.
Ada sesuatu yang kurang bila belum
berbuat maksimal memajukan masyarakat dan daerah Kalteng. Padahal,namanya di
tataran nasional sedang tersohor sebagai politisi ulung.
“Saya mau mencalonkan diri karena
dipilih oleh rakyat. Saya mau berbuat sesuatu, saya mau berjanji bersama rakyat
bahwa saya mau melakukan sesuatu,” kata Teras.
Lewat pemilihan kepala daerah, Teras
menguji kadar kenegarawanannya. Menjadi gubernur yang dipilih sepenuhnya oleh
rakyat, atau sama sekali tidak menjadi apa-apa bila itu kehendak rakyat.
Ini kesempatan terbaik untuk
menentukan sikap dan pilihan, bahkan nasib seluruh masyarakat Kalteng. Apakah
mau terpuruk atau sebaliknya ingin lebih maju, sejahtera, dan bermartabat.
Momen Pilkada, kala itu, adalah waktu yang tepat untuk berubah.
Teras melihat Kalteng memiliki potensi
ekonomi dan sumber daya alam luar biasa. Potensi itu hanya bisa terangkat ke
permukaan bila kebijakan pembangunan yang ditelurkan serba berpihak kepada
rakyat. Sebab terbukti, selama ini warga Kalteng tertinggal senantiasa karena
kebijakan kurang berpihak kepada rakyat.
Selain itu, Terus juga punya obsesi
mengakhiri opini lama perihal rakyat Kaltang, khususnya suku Dayak, yang
dianggap bodoh dan tidak mengerti apa apa.
Sebagai pemimpin yang teguh memegang
prinsip, Teras memiliki komitmen terhadap kepentingan rakyat banyak. Ia tidak
diam melihat ketidakadilan. Ia ingin menjadikan hari esok lebih baik di
Kalteng. Itu bisa terwujud apabila pemimpin bergerak bersama-sama dengan rakyat
dan kebijakan yang dikeluarkan serba berpihak kepada rakyat.
Dan hari ini, Kamis (25/2), pasangan
calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng periode 2010-2015 Agustin Teras
Narang dan Achmad Diran kembali mendeklarasikan diri untuk maju kembali
memimpin Kalteng.
Deklarasi,
menurut Teras, sebagai langkah awal dalam rangka mengikuti proses Pemilu Kada
tahun 2010 yang akan memilih Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng periode
2010-2015.
Secara singkat
Teras menjelaskan alasannya maju kembali dengan pertimbangan, pembangunan
infrastruktur Kalteng masih tinggal sedikit lagi dan perlu diteruskan.
Kalteng, katanya,
masih tetap
membutuhkan pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan perekonomian
rakyat. Lebih penting
lagi, meneruskan rencana pembangunan kereta api dan listrik yang sudah
dirintis.
“Yang perlu
diingat, pasangan Teras-Diran ini adalah satu-satunya pasangan gubernur/wakil
gubernur di Indonesia yang maju kedua kalinya dengan pasangan tetap,” kata
suami Ny Moenartining T Narang itu. Pasangan gubernur/wakil gubernur lainnya, biasanya bercerai
menuju Pemilu Kada berikutnya.
Teras, pria yang telah dikaruniai tiga
puteri ini lalu menjelaskan makna ‘Teruskan dan Tuntaskan’ yang selama ini
menjadi jargonnya. Teruskan berarti meneruskan bersama pasangan yang sekarang
untuk mencalonkan kembali. Ini berbeda dengan kata ‘Lanjutkan’, yang menurut
dia artinya melanjutkan tapi secara terputus. Dalam arti, wakilnya bisa
berubah, sama seperti Presiden SBY berubah wakilnya. Kalau teruskan, itu satu
paket yang sama.
Sedangkan ‘Tuntaskan’, artinya
membangun secara tuntas, tidak meninggalkan pekerjaan yang belum selesai demi
kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Kalteng.
Sementara itu, sehari sebelum
deklarasi, tepatnya, Rabu (24/2) malam, pasangan Teras-Diran masih sempat menghadiri
pagelaran campur sari di Desa Kalampangan, Kecamatan Sabangau, Palangka Raya.
Pada kesempatan itu, Teras kembali
mengatakan, bahwa pasangan Teras-Diran adalah pertama dalam sejarah Pemilu Kada
di Indonesia yang maju mencalonkan kembali dengan pasangan yang sama.
Umumnya, kata Teras, yang terjadi di
Pemilu Kada Indonesia
gubernur atau wagub maju kembali dengan pasangan berbeda. Berbeda dengan
pasangan Teras-Diran yang tetap maju bersama, menunjukkan pasangan harmonis.
Diran melanjutkan yang disampaikan
Teras, sepanjang mendampingi gubernur, dirinya tidak pernah memiliki perbedaan
yang menimbulkan dua pemimpin dalam satu wilayah atau ‘dua matahari’.
Kehadiran Teras-Diran di kediaman
Sudarsono, tokoh masyarakat desa dalam hajatan sunatan anaknya Aprisda Widodo
bukanlah kampanye, melainkan sosialisasi terhadap pencalonan dirinya atas
kehendak masyarakat untuk maju kedua kalinya.
“Ini bukan kampanye. Ini sosialisasi
dan tidak melanggar aturan,” tegas Teras.
Dalam kepemimpinan Teras-Diran dengan
14 kabupaten/kota, 124 kecamatan, 1.467 desa/kelurahan diperlakukan secara
adil. Kalteng dihuni beragam agama, suku dan pulau di seluruh Indonesia, tapi
dalam pemerintahan tidak pernah membeda-bedakan mereka yang hidup dalam Rumah
Betang.
Pernyataan itu disampaikan Teras-Diran
di depan ratusan warga Desa Kalampangan maupun desa sekitar yang sengaja
mendatangi lokasi acara hajatan sunatan dengan hiburan campur sari. Hadir pula
Bupati Kapuas Mawardi.
Tokoh masyarakat setempat H Slamet dan
Ketua Paguyuban Keluarga Jawa (Pakuwojo) Kalteng Suyatno sepakat mendukung
Teras-Diran.
Teras-Diran juga mengundang seluruh
warga Desa Kalampangan untuk hadir dalam deklarasi dirinya di GPU Tambun Bungai
Palangka Raya siang ini.
Sebelumnya
Koordinator The ATN Centre Suryawan menjelaskan, deklarasi pasangan Teras-Diran
akan dilaksanakan di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Tambun Bungai mulai pukul
15.00 WIB.
“Kita mengundang
unsur Muspida, tokoh masyarakat dan tokoh agama,
organisasi pemuda, Ormas, perkumpulan tukang becak, beberapa paguyuban dan
rekan-rekan mahasiswa melalui BEM masing-masing,” kata Wawan, biasa pria ini
dipanggil.
Menurut Wawan,
deklarasi nanti diisi dengan pidato politik pasangan Teras-Diran, juga
paduan suara. Dalam
penyambutan juga ada kesenian Reog. Acara yang akan disiarkan secara langsung
oleh RRI regional Palangka Raya dan TVRI Kalteng ini dihadiri sekitar 3.000 orang.
“Kita mengundang
dan mengharapkan kehadiran masyarakat Kalteng dalam deklarasi pasangan
Teras-Diran,” kata
Wawan.