Pembangun ICU RSUD Doris Sylvanus Perusahaan Diminta Peduli Masyarakat
ATN-Center - Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang SH menyampaikan apresiasi kepada PT Adaro Indonesia yang telah memberikan bantuan dana bagi pembangunan ICU (Intensive Care Unit) berikut pembelian peralatannya di RSUD Doris Sylvanus.
Sebagai rumah sakit terbesar di
Kalteng, RSUD dr Doris Sylvanus yang merupakan rumah sakit Kelas B (non
pendidikan) kini mulai menambah fasilitas dengan membangun gedung ICU dengan
dana hibah dari PT Adaro Indonesia,
serta telah memiliki gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang baru dan Penanganan
Obstetri dan Neonatal Emergenci Komprehensif (PONEK).
“Dengan bantuan ini, maka kita
tidak lagi menunggu turunnya anggaran dan tidak lagi menjalani proses panjang,
karena ini hibah yang diberikan oleh pihak perusahaan sehingga kita bisa
langsung menggunakannya,” kata Teras Narang dalam rangka peletakan batu pertama
pembangunan gedung ICU ini, Selasa (23/2).
Pembangunan ICU ini, jelas Teras
Narang, merupakan kekuatan dari Pemerintah, swasta dan masyarakat dalam suatu
kebersamaan. Hal ini sangat bagus, karena untuk membangun, jangan hanya
mengandalkan dari APBN dan APBD saja.
PT Adaro yang lokasi usahanya
berada di Kalimantan Selatan dan jalannya yang melewati daerah Kabupaten Barito
Timur, memiliki kepedulian yang begitu besar terhadap Provinsi Kalteng. Sebagian
dari keuntungannya, diberikan langsung kepada rakyat untuk menikmatinya.
“Mekanisme seperti inilah yang
sangat kita perlukan. Bukan hanya PT Adaro saja, tapi kita juga mengharapkan
perusahaan-perusahaan lain yang juga berpikir, bersikap, bertindak dan berbuat seperti
yang dilakukan oleh PT Adaro Indonesia
ini,” jelas Teras Narang.
Terkait program RSUD Doris
Sylvanus untuk menjadi rumah sakit pendidikan, menurut Gubernur, tentu akan melalui
suatu proses yang panjang. Namun bisa dilakukan suatu terobosan sepanjang
memang daerah mempunyai program dan kemampuan serta mampu melaksanakannya
dengan baik. Kalteng kini mulai membangun Fakultas Kedokteran. Program itu
adalah untuk jangka panjang yang akan menjangkau 10-20 tahun ke depan.
“Karena apa yang kita bangun
sekarang ini akan dirasakan manfaatnya oleh anak cucu kita nanti. Itulah yang
namanya membangun berkelanjutan,” tambah Gubernur.
Sebelumnya Presiden Direktur PT
Adaro Indonesia, Boy Tohir, mengatakan bahwa bantuan yang diberikan kepada RSUD
Doris Sylvanus ini bukan yang pertama dan bukan pula yang terakhir, karena
nantinya akan berkelanjutan.
“Bantuan ini kami berikan karena
melihat IGD RSUD Doris Sylvanus kondisinya memprihatinkan, padahal tempat itu
sangat diperlukan oleh masyarakat,” ucapnya.
Untuk pembangunan ICU RSUD Doris
Sylvanus ini, PT Adaro memberikan bantuan senilai Rp2 Miliar, ditambah untuk
peralatannya juga senilai Rp2 Miliar, sehingga totalnya sebesar Rp4 Miliar.
Di tempat sama, Direktur RSUD
Doris Sylvanus, dr S Budi menjelaskan, dalam rangka menjadi rumah sakit
unggulan, masih banyak yang perlu dilakukan pembenahan pada RSUD Doris
Sylvanus, baik SDM, sarana dan prasarana, manajemen maupun sumber daya lainnya.
Salah satu upaya tersebut adalah dengan terakreditasinya rumah sakit ini.
Dalam rangkaian acara ini, Gubernur Kalteng Teras
Narang, Presdir PT Adaro Boy Tohir dan para pejabat lainnya meninjau sejumlah
ruang pelayanan pasien, termasuk ruang bersalin bagi ibu-ibu melahirkan. (zaenal)