Masukkan Kata Kunci
  Bila Perusahaan Anda Berkeinginan Mengisi Space Iklan Web ATN Center Hub. 021-53121927  
Fokus Aktual
Kamis, 9 September 2010
Gubernur Ajak Umat Islam Merenungkan Kembali Makna Ibadah Puasa
Kamis, 9 September 2010
Semua Pejabat Diminta Melaksanakan Tugas Sebaik-baiknya
Rabu, 8 September 2010
Mempekerjakan TKA di Perusahaan Harus Dikoordinasikan Kepada Pemerintah
Selasa, 7 September 2010
Izin 23 Perusahaan di Kawasan PLG Akan Dicabut
Selasa, 7 September 2010
Pencaplokan Lahan Diancam Pidana dan Pencabutan Izin
Index Berita

Topik Pilihan
Jum'at, 29 Mei 2009
PROSES FINALISASI RTRWP KALTENG
Jum'at, 29 Mei 2009
Konsultasi Publik Kereta Api
Kamis, 29 Maret 2007
INPRES PLG
Sabtu, 18 November 2006
Pertemuan Indonesian Regional Invesment Forum
Selasa, 5 September 2006
Jangan Menutup-nutupi Kemiskinan
Index Topik Pilihan

Album Foto
Selengkapnya
Selasa, 23 Februari 2010
Pencanangan Gerakan Indonesia Menabung
Gubernur Teras Narang Minta Jadikan Menabung Sebagai Budaya

ATN-Center - Muda menabung tua beruntung. Rajin menabung pangkal kaya. Pepatah lama yang diajarkan orangtua dulu kembali diingatkan Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang di Hari Pencanangan Gerakan Indonesia Menabung, di Palangka Raya, Minggu (21/2).

Pencanangan Gerakan Indonesia Menabung di Kota Budaya ini  dirangkai dengan peluncuran produk Tabungan-ku yang berusaha menghimpun dana dari masyarakat yang selama ini tidak terjangkau oleh perbankan.

Acara yang dipusatkan di Bundaran Besar Palangka Raya itu, merupakan gema kegiatan yang secara nasional sudah diresmikan oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono pada hari sebelumnya, Sabtu (20/2), di Jakarta.

Teras menyampaikan, semakin kita rajin menabung, artinya pilihan sikap hidup bijak, mempersiapkan rencana untuk masa depan. Termasuk juga menabung uang di bank. Hal ini merupakan pencegah berperilaku hidup boros dan membelanjakan uang secara tidak proporsional.

Budaya menabung adalah budaya hidup hemat. Menabung uang di bank memungkinkan banyak hal bermanfaat bagi diri sendiri dan bagi pembangunan bangsa dan negara ke depan. Teras juga menganggap upaya pendekatan dunia perbankan kepada masyarakat yang tidak bankable selama ini, harus diberikan apresiasi.

Di samping produk-produk perbankan umum yang sudah ada sekarang, maka produk Tabungan-ku ini juga memiliki spirit yang sama, yaitu mengajak masyarakat untuk gemar menabung. Dengan masyarakat itu membiasakan diri menabung, niscaya masyarakat akan mendapatkan keuntungan terbesar.

Pemerintah Provinsi Kalteng mendukung program ini, sembari meminta masyarakat memanfaatkan pilihan kemudahan dan kemurahan biaya pembukaan tabungan sebagaimana yang ditawarkan melalui produk Tabungan-ku ini.

Oleh karena itu, dengan diluncurkannya Gerakan Indonesia Menabung ini, pemerintah menargetkan akan banyak masyarakat menggunakan jasa perbankan, yang pada gilirannya membantu perbankan melakukan tugasnya menghimpun dana masyarakat.

Makin banyak maka semakin baik. Menabung itu adalah pilihan dan bukan paksaan dari siapa-siapa. Semakin lama dan semakin tinggi intensitas menabung, maka semakin kita sendiri diuntungkan.

Ketika ditanya bagaimana pemerintah memprogramkan pendekatan kepada masyarakat yang tak terlayani pihak perbankan, Teras menjelaskan, usaha itu sudah terlihat dari proyeksi pertambahan cabang-cabang perbankan daerah.

Disebutkan, pada tahun 2005 hanya ada 56, sedangkan 2010 ini sudah terdapat 110. Itu artinya, pihak perbankan sudah mulai merambah ke pelosok-pelosok Kalteng, mendekati masyarakat. “Inilah yang dinamakan sebagai upaya jemput bola perbankan,” kata Teras.

Acara senam massal di Bundaran Besar tersebut dihadiri 3.000-an masyarakat yang bersenam sehat pagi bersama-sama gubernur, pimpinan muspida Kalteng, seperti Kepala Polda Kalteng Brigjen H Damianus Jackie dan Dandim Palangka Raya Letkol Panggabean, 11 pimpinan perbankan umum daerah dan juga inisiator acara ini yaitu Pimpinan Bank Indonesia (BI) Amanlison Sembiring yang juga Ketua Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Kalteng.

Pada kesempatan itu, ke-11 pihak perbankan umum di Kalteng berkesempatan menawarkan produk Tabungan-ku yang bersaldo awal minim Rp20 ribu dengan bunga ringan 0,25 persen kepada masyarakat yang datang berolahraga ke bundaran.

Tercatat, tidak kurang 1000-an masyarakat membuka rekening Tabungan-ku pada kesempatan itu sebagaimana dilaporkan Ketua Panitia Hotman Nainggolan dari Bank Mandiri Palangka Raya.

Panitia juga mengundi doorprize satu unit sepeda motor Yamaha Vega kepada pembuka rekening yang kupon undiannya dicabut sendiri oleh Gubernur Teras Narang. Yang beruntung adalah seorang PNS di lingkungan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kalteng Achmad Hariyadi sebagai penerima sepeda motor dengan nomor undian 0800.

Acara diakhiri dengan pelepasan balon-balon pencanangan Gerakan Indonesia Menabung oleh Gubernur dan pimpinan perbankan umum se-Kalteng ke udara.                  

 

 

 

 

  (victor)


.