Masukkan Kata Kunci
  Bila Perusahaan Anda Berkeinginan Mengisi Space Iklan Web ATN Center Hub. 021-53121927  
Fokus Aktual
Selasa, 7 September 2010
Izin 23 Perusahaan di Kawasan PLG Akan Dicabut
Selasa, 7 September 2010
Pencaplokan Lahan Diancam Pidana dan Pencabutan Izin
Selasa, 7 September 2010
Kabupaten/Kota se Kalteng Diminta Laporkan Data Pegawai
Jum'at, 3 September 2010
Kucuran Dana Baru 10 Persen, Gubernur Usulkan Inpres Diperpanjang
Selasa, 31 Agustus 2010
Bantuan Keagamaan Siap Dikucurkan
Index Berita

Topik Pilihan
Jum'at, 29 Mei 2009
PROSES FINALISASI RTRWP KALTENG
Jum'at, 29 Mei 2009
Konsultasi Publik Kereta Api
Kamis, 29 Maret 2007
INPRES PLG
Sabtu, 18 November 2006
Pertemuan Indonesian Regional Invesment Forum
Selasa, 5 September 2006
Jangan Menutup-nutupi Kemiskinan
Index Topik Pilihan

Album Foto
Gubernur Kalteng, Agustin Teras Narang, melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung Insentive Care Unit (ICU) RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya, Selasa (23/2).
Selengkapnya
Rabu, 27 Januari 2010
DPP PDI Perjuangan
Teras Narang Tetap Layak Jadi Gubernur Kalteng

ATN-Center - DPP PDIP menilai sosok Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang layak memimpin kembali Provinsi Kalimantan Tengah lima tahun kedepan. Dan sudah bisa dipastikan, PDIP akan mengusung kembali mantan politisi papan atas Senayan tersebut sebagai bakal calon Gubernur Kalteng dalam Pemilu Kada mendatang.

         Penegasan ini disampaikan langsung Ketua DPD PDIP Kalteng R Atu Narang dalam sambutannya pada Konferensi Cabang (Konfercab) III DPC PDIP Kotim, di Gedung Serbaguna Sampit, Rabu (27/1).

Banyak alasan kenapa partai berlambang moncong putih tersebut kembali mencalonkan pria yang digelari nama Pangeran Dayak tersebut sebagai calon tunggal dari PDIP.

           “Ketentuan partai memang meminta supaya memunculkan empat nama bakal calon, namun khusus untuk pencalonan Gubernur Kalteng, DPP hanya memrioritaskan satu nama, yakni saudara Agustin Teras Narang,” tegas Atu Narang di hadapan kader dan simpatisan PDIP Kotim yang memenuhi gedung serba guna tersebut.

           Atu juga menyebutkan, DPP PDIP melihat banyak keberhasilan yang telah ditorehkan Teras selama 5 tahun menjabat sebagai gubernur. Salah satu yang paling menonjol yakni keberhasilannya mendongkrak APBD Kalteng hingga Rp2 triliun lebih.

“Saat Teras pertama kali menjabat, APBD Kalteng hanya sebesar Rp500 milyar, tapi di akhir masa jabatannya, APBD Kalteng melejit hingga Rp2,1 triliun. Ini adalah prestasi yang luar biasa dan artinya Teras Narang memang layak diusung kembali,” kata Atu.

           Terhadap keberhasilan Teras dalam memimpin Bumi Tambun Bungai ini, menurut Atu, membuat teman-teman DPP memberikan jaminan akan terus membantu Teras dalam upayanya untuk terus meningkatkan APBD Kalteng, sehingga dalam periode kepemimpinannya yang kedua, pembangunan di Kalteng akan lebih meningkat lagi.

PDIP Tidak Akan Berkoalisi

               Dalam kesempatan tersebut, Atu juga mengatakan, dalam Pemilu Kada mendatang PDIP tidak akan melakukan koalisi dengan Parpol lain mengusung calon kepala daerah baik untuk Pemilu Kada Kabupaten maupun Pemilu Kada Provinsi. “PDIP akan mengusung sendiri calon kepala daerah,” kata Atu.

            Alasan Atu kenapa tidak akan membangun koalisi, karena PDIP masih mampu mengusung sendiri calon kepala daerah. Selain itu, calon kepala daerah yang diusung adalah kader PDIP sendiri.

            “Sikap PDIP tegas, PDIP tidak akan berkoalisi dengan partai lain karena mampu mengusung sendiri kadernya, jadi tidak perlu menjalin koalisi segala,” tegas Atu.

          Atu berharap seluruh kader PDIP merapatkan barisan guna mengamankan dan melaksanakan amanah partai untuk kembali meraih kemenangan dalam Pemilu Kada mendatang.

Jhon Krisli

Sementara itu, hasil Konfercab III PDIP Kotim memutuskan Muhammad Jhon Krisli SE untuk memimpin DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kotim periode 2010-2015. Jhon terpilih secara aklamasi  setelah H Supian Hadi secara resmi mengumumkan mengundurkan diri, Rabu (27/1).

          Keputusan H Supian Hadi mengundurkan diri, lebih disebabkan kesibukan pribadi sebagai Ketua DPRD Kotim, sehingga tidak dapat mengelola partai dengan maksimal dan memercayakan mandat konferensi kepada Jhon Krisli untuk menjadi Ketua DPC PDI Perjuangan lima tahun mendatang.

          ”Saya dengan resmi mengundurkan diri, tanpa ada desakan dari siapa pun, oleh sebab itu saya ucapkan terima kasih kepada pengurus DPC PDIP periode 2005-2010, dengan segala kekurangan selama memimpin partai, saya memohon maaf sebesar-besarnya,” kata H Supian di depan peserta Konfercab.

           Konfercab III DPC PDIP Kotim ini dihadiri 13 pengurus anak cabang (PAC) dari total 15 PAC, kemudian berdasarkan tatib sidang pleno pertama dihasilkan sebanyak 13 Ketua PAC menginginkan Jhon Krisli maju sebagai Ketua DPC dan hanya dua PAC mengusulkan H Supian Hadi untuk maju lagi.

          Supian Hadi mengharapkan, Kepengurusan DPC pada periode mendatang mampu menorehkan tinta emas dalam setiap pemilihan, seperti yang telah dilakukan pada periode sebelumnya.

          ”Karena di dalam partai PDI Perjuangan semua kader adalah saudara, oleh karena itu, saya akan mengabdikan diri untuk tetap bersama partai yang telah membesarkan saya ini hingga ke puncak karier, yakni Ketua DPRD Kotim,” katanya      

 

 

 

  (victor)


.