Gubernur Kalteng, Agustin Teras Narang, melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung Insentive Care Unit (ICU) RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya, Selasa (23/2).
DPP PDI Perjuangan Teras Narang Tetap Layak Jadi Gubernur Kalteng
ATN-Center - DPP PDIP menilai sosok Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang layak memimpin kembali Provinsi Kalimantan Tengah lima tahun kedepan. Dan sudah bisa dipastikan, PDIP akan mengusung kembali mantan politisi papan atas Senayan tersebut sebagai bakal calon Gubernur Kalteng dalam Pemilu Kada mendatang.
Penegasan ini disampaikan langsung Ketua DPD PDIP Kalteng R Atu Narang dalam
sambutannya pada Konferensi Cabang (Konfercab) III DPC PDIP Kotim, di Gedung
Serbaguna Sampit, Rabu (27/1).
Banyak alasan kenapa partai berlambang moncong putih tersebut
kembali mencalonkan pria yang digelari nama Pangeran Dayak tersebut sebagai
calon tunggal dari PDIP.
“Ketentuan partai memang meminta supaya memunculkan empat nama bakal calon,
namun khusus untuk pencalonan Gubernur Kalteng, DPP hanya memrioritaskan satu
nama, yakni saudara Agustin Teras Narang,” tegas Atu Narang di hadapan kader
dan simpatisan PDIP Kotim yang memenuhi gedung serba guna tersebut.
Atu juga menyebutkan, DPP PDIP melihat banyak keberhasilan yang telah
ditorehkan Teras selama 5 tahun menjabat sebagai gubernur. Salah satu yang
paling menonjol yakni keberhasilannya mendongkrak APBD Kalteng hingga Rp2
triliun lebih.
“Saat Teras pertama kali menjabat, APBD Kalteng hanya sebesar
Rp500 milyar, tapi di akhir masa jabatannya, APBD Kalteng melejit hingga Rp2,1
triliun. Ini adalah prestasi yang luar biasa dan artinya Teras Narang memang
layak diusung kembali,” kata Atu.
Terhadap keberhasilan Teras dalam memimpin Bumi Tambun Bungai ini, menurut Atu,
membuat teman-teman DPP memberikan jaminan akan terus membantu Teras dalam
upayanya untuk terus meningkatkan APBD Kalteng, sehingga dalam periode kepemimpinannya
yang kedua, pembangunan di Kalteng akan lebih meningkat lagi.
PDIP
Tidak Akan Berkoalisi
Dalam
kesempatan tersebut, Atu juga mengatakan, dalam Pemilu Kada mendatang PDIP
tidak akan melakukan koalisi dengan Parpol lain mengusung calon kepala daerah
baik untuk Pemilu Kada Kabupaten maupun Pemilu Kada Provinsi. “PDIP akan
mengusung sendiri calon kepala daerah,” kata Atu.
Alasan Atu kenapa tidak akan membangun koalisi, karena PDIP masih mampu
mengusung sendiri calon kepala daerah. Selain itu, calon kepala daerah yang
diusung adalah kader PDIP sendiri.
“Sikap PDIP tegas, PDIP tidak akan berkoalisi dengan partai lain karena mampu
mengusung sendiri kadernya, jadi tidak perlu menjalin koalisi segala,” tegas
Atu.
Atu berharap seluruh kader PDIP merapatkan barisan guna mengamankan dan
melaksanakan amanah partai untuk kembali meraih kemenangan dalam Pemilu Kada
mendatang.
Jhon
Krisli
Sementara itu, hasil Konfercab III PDIP Kotim memutuskan
Muhammad Jhon Krisli SE untuk memimpin DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kotim
periode 2010-2015. Jhon terpilih secara aklamasi setelah H Supian Hadi
secara resmi mengumumkan mengundurkan diri, Rabu (27/1).
Keputusan H Supian Hadi mengundurkan diri, lebih disebabkan kesibukan pribadi
sebagai Ketua DPRD Kotim, sehingga tidak dapat mengelola partai dengan maksimal
dan memercayakan mandat konferensi kepada Jhon Krisli untuk menjadi Ketua DPC
PDI Perjuangan lima tahun mendatang.
”Saya dengan resmi mengundurkan diri, tanpa ada desakan dari siapa pun, oleh
sebab itu saya ucapkan terima kasih kepada pengurus DPC PDIP periode 2005-2010,
dengan segala kekurangan selama memimpin partai, saya memohon maaf
sebesar-besarnya,” kata H Supian di depan peserta Konfercab.
Konfercab III DPC PDIP Kotim ini dihadiri 13 pengurus anak cabang (PAC)
dari total 15 PAC, kemudian berdasarkan tatib sidang pleno pertama dihasilkan
sebanyak 13 Ketua PAC menginginkan Jhon Krisli maju sebagai Ketua DPC dan hanya
dua PAC mengusulkan
H Supian Hadi untuk maju lagi.
Supian Hadi mengharapkan, Kepengurusan DPC pada periode mendatang mampu menorehkan tinta
emas dalam setiap pemilihan, seperti yang telah dilakukan pada periode
sebelumnya.
”Karena di dalam partai PDI Perjuangan semua kader adalah saudara, oleh karena
itu, saya akan mengabdikan diri untuk tetap bersama partai yang telah
membesarkan saya ini hingga ke
puncak karier, yakni
Ketua DPRD Kotim,” katanya.